Posted by: eklip | January 30, 2008

‘Tak ada paket stimulus ala AS’

‘Tak ada paket stimulus ala AS’
Bisnis-Indonesia, 29 Januari 2008

JAKARTA: Pemerintah tidak akan mengikuti langkah Pemerintah Amerika Serikat yang menyiapkan stimulus fiskal khusus untuk mengantisipasi perlambatan ekonomi global.

Menko Perekonomian Boediono menyatakan untuk menghadapi ancaman dampak resesi perekonomian global pemerintah hanya akan memperkuat kebijakan yang telah dijalankan pemerintah.

“Tidak [ada paket stimulus],” jawab Menko singkat saat ditanya kemungkinan pemerintah menyiapkan stimulus khusus untuk menghambat dampak resesi ekonomi global.

Boediono menilai tidak ada kebijakan khusus yang harus disiapkan pemerintah untuk mengamankan perekonomian dalam negeri dari krisis ekonomi AS yang mungkin akan meluas. “Kita perkuat apa yang telah kita laksanakan. Berarti iklim investasi, stabilitas ekonomi [harus dijaga].”

Secara terpisah, anggota Komisi XI DPR-RI dari Fraksi PKS (FPKS) Rama Pratama mengkhawatirkan resesi global yang dipicu oleh penurunan ekonomi AS yang diikuti langkah The Fed menurunkan suku bunga, akan memengaruhi perekonomian domestik.

Kekhawatiran tersebut, menurut dia, cukup beralasan karena perekonomian domestik dalam negeri tidak begitu kuat. Salah satu indikasinya muncul dari lemahnya fundamental perekonomian yang terkait dengan sektor keuangan. “Penyaluran kredit konsumsi terus meningkat dan risiko macetnya besar,” jelasnya.

Rama mengingatkan, krisis ekonomi 1997 terjadi karena lemahnya pengawasan terhadap lembaga keuangan yang berujung pada krisis perbankan. Karena itu, saat ini, Bank Indonesia, sebagai otoritas moneter, dinilai tidak memiliki kapasitas memadai untuk mengatasi persoalan moral hazzard dan asymetric information dalam lembaga keuangan yang berpeluang mendorong terjadinya krisis ekonomi kedua.

“Saat ini momentum yang tepat untuk memperbaiki sistem pengawasan lembaga keuangan. Karena itu, DPR perlu serius atas rencana pembentukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagaimana yang memang sudah di amanatkan oleh undang-undang.”


Leave a response

Your response:

Categories